
Kita telah menggunakan Internet bertahun – tahun, dan jika kita selalu mempersulit orang lain dengan membantu penyebaran e-mail hoax, maka kita telah menyalahgunakan fungsi Internet selama bertahun – tahun.
Analoginya seperti seorang pejabat yang telah bertahun – tahun duduk di pemerintahan, tetapi jika kebijakannya (yang tidak bijak) mempersulit rakyat, maka pejabat tersebut telah menyalahgunakan kepercayaan rakyat.
Analoginya kurang nyambung, nih! Apa hubungan hoax dengan politik? Ternyata ada, keduanya memerlukan kepedulian terhadap orang lain.
E-mail hoax sendiri merupakan berita bohong yang sengaja dibuat heboh. Tentunya agar tidak ketahuan bohong, maka harus dibuat menyakinkan. Entah dengan menyebutkan nama perusahaan terkemuka ataupun menunjukkan bukti foto (hasil rekayasa).
Agar orang terbujuk untuk menyebarkannya, e-mail hoax sering menginstruksikan kita untuk mem-forward-nya. kadang dengan ancaman berbentuk kutukan, misalnya berbunyi bahwa Anda akan mengalami nasib sial tujuh turunan jika tidak mem-forward-nya, atau Bujukan provokatif bahwa Anda akan membantu sesama dengan mem-forward e-mail hoax tersebut.
Kerugian Penyebaran E-MAIL HOAX
Membebani lalu-lintas Internet/mail server dengan hal yang tidak perlu.
Bagaimana jika hoax tersebut merupakan suatu usaha penipuan dari pihak tertentu dan anda telah membantu penyebarannya.
Menimbulkan kepanikan/isu yang tidak
bertanggung jawab.
Maka daripada itu, saya melakukan penelitian tentang e-mail hoax agar kita memahami apa yang dimaksud dengan e-mail hoax tersebut.
Penelitian dilakukan di kampus kita tercinta yaitu UNIVERSITAS RESPATI INDONESIA. Khususnya mahasiswa Fakultas Teknologi Informasi, jurusan Teknik Informatika kelas Reguler pagi, Reguler sore, dan ekstensi.
Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode wawancara. Sedangkan wawancara sendiri dilakukan dengan cara mengambil sampel 10 orang dari tiap – tiap kelas tersebut.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui “apakah kita sebagai orang Teknologi Informasi mengetahui apa yang dimaksud dengan e-mail hoax itu ? Agar dapat mengetahui kerugian e-mail hoax tersebut.”
HASIL PENELITIAN
87% dari sampel yang tidak mengetahui tentang e-mail hoax.
13% dari sampel mengetahui tentang e-mail hoax.
Kesimpulan yang di dapat adalah banyak diantara teman – teman TI yang belum mengerti apa yang dimaksud dengan e-mail hoax.
Bagaimana dengan anda sendiri apakah anda mengetahui tentang e-mail hoax itu sendiri, berikan komentar anda.
Sabtu, 08 Agustus 2009
E-MAIL HOAX
Langganan:
Posting Komentar (Atom)





0 komentar:
Posting Komentar