Senin, 17 Agustus 2009

PUBLIC RELATION dan PERIKLANAN


PENDAHULUAN

Perkembangan teknologi komunikasi dan informasi yang merambah media massa, selain mempengaruhi jurnalisme, turut pula mempengaruhi teknologi public relation dan periklanan. Jurnalisme, public relation, dan periklanan memang merupakan bagian dari komunikasi masyarakat yang masing – masing memiliki peran dan fungsi sosial. Bentuk dan teknik ketiganya mengalami perubahan seiring dengan perkembangan teknologi fasilitas media komunikasi dan informasi. Dalam hal ini, komputer merupakan sarana yang memegang peranan penting dalam perubahan tersebut. Perubahan tersebut mempengaruhi teknik bagaimana melakukan kegiatan ekonominya baik dari segi perdagangan, distribusi, hingga pemesanan. Bagi produsen, teknologi mempengaruhi bagaimana produk mereka bisa sampai ke tangan masyarakat, sedangkan bagi konsumen, teknologi mempengaruhi bagaimana mereka mendapatkan informasi tentang kebutuhan mereka.

PENGERTIAN PUBLIC RELATION

Public relation adalah teknik menyampaikan pesan kepada masyarakat agar maksud yang kita sampaikan dapat diterima baik dan tujuan kita tercapai. Public relation pada masa – masa sebelumnya digunakan untuk orasi, diskusi, debat terbuka, kampaye, atau segala sesuatu yang berkaitan dengan propaganda politik. Namun pada perkembangannya, public relation digunakan berbagai perusahaan untuk hubungannya dengan social masyarakat dalam kaitannya dengan kegiatan ekonomi seperti kegiatan promosi, pemasangan iklan, kerja sama dengan pihak lain, dsb. Selain itu, public relation juga berguna untuk mangantisipasi konflik yang terjadi pada perusahaan sebagai media penghubung agar komunikasi antarpihak yang berkonflik berjalan dengan baik.

Perkembangan teknologi media massa memudahkan aktivitas public relation. Jika dahulu public relation harus dilakukan langsung di hadapan public, yang mana seorang penyampai pesan berdiri di tengah khlayak ramai, kini hal seperti itu tidak perlu. Melalui media massa, baik cetak (koran, majalah, tabloid, poster, pamphlet, dll) maupun siar (televise, radio, video), kegiatan public relation justru lebih efektif dilakukan. Jangkauan audience lebih luas dan pesan yang tersampaikan pada masyarakat juga lebih baragam dalam setiap waktu. Dan dengan adanya internet public relation dapat dilakukan secara online di dunia maya melalui email, chatting, web pages, blog, dsb. Karena itulah teknik penyampaian pesan public kini lebih menuntut pada kreativitas dalam mengambil hati masyarakat, bagaimana supaya masyarakat tertarik untuk menerima informasi dari suatu pihak dan mewujudkannya.

Biasanya public relation akan barhasil jika ada suatu pihak yang mensponsori. Hubungan kerja sama yang saling menguntungkan ini pada akhirnya berkaitan dengan advertising dan marketing agar tujuan keduanya tercapai. Selain itu masing – masing pihak dapat saling memberikan evaluasi dan perhatian untuk peningkatan mutu kerja sama sehingga dapat menciptakan hasil yang baik bagi pihak penyampai pesan (public relation), pihak sponsor, dan masyarakat sendiri.

Bagaimana suatu teknik public relation tergantung dari apa tujuan pihak public relation tersebut. Biasanya organisasi nonprofit atau pihak dari pemerintah, menyampaikan pesan malalui promosi atau kampaye sederhana, seperti iklan layanan masyarakat atau turun langsung ke jalan bertemu langsung dengan masyarakat. Kampaye yang disampaikan biasanya berupa nasihat baik yang memang diperuntukkan untuk kelangsungan hidup nagara. Misalkan, kanmpaye pencegahan HIV/AIDS dengan pembagian kondom oleh para sukarelawan atau penjelasan tentang bahanya seks bebas melalui iklan televise. Sedangkan perusahaan – perusahaan yang memang menjual produk, baik barang maupun jasa, menggunakan teknik yang lebih kompleks dan lebih kreatif seperti annual reports, press releases, telekonferensi, news conference, konferensi pers, advertorial, public tour, atau orasi langsung. Teknik public relation ini juga dipengaruhi siapa dan bagaimana target audience, tergantung dari interest audience yang dimaksud. Hali ini juga mempengaruhi bagiamana bentuk pesan yang tersampaikan. Semakin beragam target audience yang dituju, maka teknologi penyampaian pesan pun harus yang dapat menjangkau masyarakat lebih luas.

Dalam suatu organisasi atau perusahaan, public relation memiliki departemen sendiri karena kekhususan fungsi dan tugas yang dijalankan, serta berperan penting dalam kelangsungan aktivitas organisasi atau perusahaan tersebut di tengah masyarakat. Public relation dapat dikategorikan berdasarkan fungsinya, antara lain media relation, community relation, employee relation, public information, special event, bagian relasi pemerintahan, bagian promosi, manajemen isu, dan bagian perlobian.

Pengawasan dari masyarakat, trend analysis, dan evaluasi merupakan feedback bagi public relation yang menentukan langkah selanjutnya dari organisasi atau perusahaan.

PENGERTIAN PERIKLANAN

Iklan adalah bagian yang sangat vital dalam kegiatan ekonomi marketing suatu produk barang dan jasa. Pada zaman dahulu, kegiatan promosi atau iklan suatu produk barang atau jasa dilakukan secara orasi (speech). Lalu, ketika ditemukan aksara baca-tulis, manusia melakukan kegiatan ekonominya dengan ditulis pada wadah untuk menulis, entah itu pada batu, kain, tulang, atau kertas. Wadah yang terakhir ini melahirkan iklan yang munsul dalam bentuk poster, pamflet, atau flyer. Lalu dengan adanya printer yang mampengaruhi perkembangan madia cetak, iklan dimuat di halaman – halaman surat kabar, koran, majalah, tabloid, dsb. Ketika media penyiaran mulai menggeliat dengan munculnya radio, manusia membuat iklan dalam bentuk suara. Saat itu penyiar radio berperan penting dalam penyampaian pesan bagaimana suatu iklan dapat menarik masyarakat.

Lalu, ketika muncul televise, iklan dibuat dalam bentuk audio-visual. Tentunya iklan semacam ini mengandalkan artis yang sekiranya dapat menarik target audience. Pada mulanya, iklan televise dibuat dengan hanya menampilkan gambar produk serta tulisan akan manfaat produk tersebut. Lalu perkembangannya, iklan televise mengandalkan orasi dan seorang atau beberapa artis. Dan hingga kini iklan televise dapat disaksikan tidak hanya dengan orasi si artis, tapi juga disertai dengan acting menarik, latar belakang musik, dan adegan – adegan yang atrakif yang membuat iklan manjadi tidak monoton.

Bahkan dengan munculnya computer, iklan televise menjadi terlihat lebih menarik, misalkan dengan manggunakan gambar animasi. Komputer juga membuat iklan pada media cetak menjadi tampak lebih menarik. Tidak hanya pada surat kabar, iklan juga dapat dicetak dalam bentuk baliho atau pada papan – papan besar yang biasa terlihat di pinggir jalan kota. Iklan yang dibuat menggunakan computer memerlukan keahlian penguasaan dalam bidang system computer digital dan database. Program – program computer seperti adobe dan corel draw merupakan program yang biasa digunakan dalam pembuatan suatu iklan.

Iklan juga dibuat pada internet online. Iklan pada internet biasanya disisipkan pada email. Dibuat dengan menggunakan computer memanfaatkan gambar- gambar yang interaktif, suatu produk bukan hanya diiklankan melalui internet, tapi juga dapat dipesan melalui internet tersebut. Dengan sistem pengiriman barang by delivery, produk yang dipesan dibayar melalui tagihan rekening bank atau pembayaran tunai pada saat pengiriman barang. Inilah yang disebut direct marketing. Iklan internet memunculkan genre iklan yang lebih interaktif pada masyarakat, sehingga kebutuhan masyarakat menjadi lebih terpenuhi.

Iklan dibuat untuk meraih, setidaknya satu dari tiga tujuan utama, yaitu: mendapatkan informasi terbaru (brand awareness), kesetiaan penggunaan produk (brand loyalty) dan pergeseran pada keberadaan produk sebelumnya. Berkaitan pula dengan public relation, iklan juga dibuat sesuai dengan segmentasi interst target audience yang dituju.

0 komentar: